Perjalanan terakhir Pizzaro

0
4
Photo by Tung Wong on Unsplash

ilmuwan yang mengidentifikasi Hernán Cortés juga memastikan bahwa Francisco Pizarro bersemayam di Lima. Ia berupa tumpukan tulang belulang penuh tusukan kayu sula dan retak-retak karena pukulan, yang dikunjungi banyak turis.

Pizarro, seorang peternak babi di Spanyol dan Marquis di Amerika, dibunuh pada 1541 oleh sesama conquistador ketika mereka bertarung dengan heroik memperebutkan jarahan kerajaan Inca.

Ia dikuburkan diam-diam di halaman depan katedral.

Empat tahun kemudian, ia boleh masuk ke dalam. Ia bertempat di satu bagian di bawah altar utama sampai ketika gempa bumi terjadi dan ia hilang.

Lama ia hilang.

Pada 1891 sekumpulan pengagum memandang lekat mumi di dalam tabung kaca itu, yang tidak lama kemudian ditahu ternyata palsu.

Pada 1977 para pekerja yang sedang memperbaiki ruang kuburan katedral menemukan sepotong tulang yang dahulu kala dinyatakan sebagai belulang pahlawan itu. Tujuh tahun kemudian tubuhnya bergabung dengan belulang tersebut, dan Pizzaro, akhirnya utuh, dipindahkan dengan upacara besar dan megah, ke salah satu kapel katedral yang kinclong.

Sejak itu, ia selalu ada di ruang pameran di Lima, kota yang didirikannya.

Children of the Days
Eduardo Galeano

TINGGALKAN PESAN

ketik komentar anda
Masukkan nama anda di sini