Juana

0
7

Seperti Teresa dari Ávila, Juana Inés de la Cruz menjadi biarawati supaya bebas dari kurungan penjara perkawinan.

Seperti Teresa, di biara, kemampuannya menimbulkan ketersinggungan. Apakah kepala perempuan ini berisi otak laki-laki? Mengapa tulisan tangannya menyerupai tulisan laki-laki? Padahal ia ahli masak handal, mengapa ia ingin menggunakan pikiran?

Ia menjawab dengan mencemooh: “Apa yang diketahui kita perempuan, kecuali filsafat dapur?”

Seperti Teresa, Juanan menulis, walaupun pendeta Gaspar de Astete memperingatkan, “Perempuan Kristen tidak perlu bisa menulis, karena akan mendatangkan kerusakan kepada mereka.”

Seperti Teresa, Juana tidak hanya menulis, tetapi, lebih heboh dari heboh, ia menulis amat sangat bagus.

Di abad yang berbeda, di pantai dari laut yang sama, Juana dari Meksiko dan Teresa dari Spanyol membela, dengan suara keras dan tertulis, perempuan, yang adalah separuh warga dunia yang diperhinakan.

Seperti Teresa, Juana terancam Inkuisisi. dan Gereja, Gerejanya, menganiayanya karena ia dianggap memuja kemanusiaan lebih dari keilahian, karena ia jarang taat, dan karena ia mengajukan terlalu banyak pertanyaan.

Sengan darah, bukan tinta, Juana menandatangani pengakuannya. Ia bersumpah untuk membisu selamanya. Ia meninggal dalam bisu.

Eduardo Galeano

“Mirrors”

TINGGALKAN PESAN

ketik komentar anda
Masukkan nama anda di sini