Jumat, Mei 7, 2021

Teror tak berkesudahan

Must read

Oleh Farid Gaban

Acara rutin setiap kali muncul tindakan terorisme.

Pernyataan simpati pada para korban (yang memang layak dilakukan). Tudingan pada Islam sebagai agama kekerasan, serta sebaliknya, pembelaan/apologi bahwa Islam adalah agama damai.

Yang jarang diperdebatkan dan dipertanyakan:

Mengapa 20 tahun lebih setelah peristiwa Bom Bali (dan WTC) masih terjadi di Indonesia?

Indonesia adalah ajang war on terror terlama di dunia di luar wilayah konflik (Afghanistan, Irak, Suriah).

  1. Apakah karena umat Islam Indonesia memang suka membunuh dan biang kekerasan?
  2. Apakah karena banyak ulama dan intelektual Islam mendukung dan bersimpati pada tindakan teror (Islam)?
  3. Apakah karena pemerintah dan aparatnya tidak mampu dan tidak mau menangani (meski sudah dikasih anggaran besar)?
  4. Siapakah sebenarnya pemimpin organisasi-organisasi yang sering disebut polisi sebagai biang teror Indonesia?
  5. Apa motif mereka sebenarnya? Mengapa mereka bisa demikian kuat mengharu biru sebuah negeri selama 20 tahun lebih?

(Jawaban selama ini bahwa mereka organisasi bawah tanah, dengan sistem sel yang sulit dideteksi, tidak memuaskan).

  1. Mengingat peristiwanya yang laten dan berlangsung lama, apakah tidak semestinya lembaga riset dan universitas memfokuskan riset mendalam untuk membongkar problem terorisme dan cara mengatasinya, agar peristiwa serupa bisa dicegah?
  2. Ataukah kita memang menganggap mustahil untuk mengatasi terorisme dan mencegah jatuhnya korban di kalabgan warga sipil?
- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article