Jumat, Juni 18, 2021

Q1 2021 Jakarta MarketBeat Reports (1)

Must read

Laporan MarketBeat Cushman & Wakefield menyajikan analisa aktivitas ekonomi dan real estat komersial setiap kuartal yang mencakup tren pasokan, permintaan, dan harga di tingkat pasar dan sub-pasar. 

Kondominium K1 2021 

PASOKAN: Sedikitnya perilisan proyek baru 

Sebanyak 6.192 unit kondominium dari 6 proyek menyelesaikan proses konstruksi pada kuartal pertama 2021, menambah total pasokan unit eksisting menjadi 321.649 unit, bertambah 101% dibandingkan kuartal pertama 2020 (YoY). 

Pemerintah telah meluncurkan stimulus baru berupa relaksasi pajak pertambahan nilai (PPN) untuk unit ready stock yang bernilai hingga Rp5 miliar, untuk periode transaksi Maret 2021 hingga Agustus 2021, dengan tujuan untuk mendongkrak penjualan, dan banyak proyek yang diprediksi akan melakukan serah terima unit pada kuartal 2 dan 3 tahun ini.

Pelaksanaan program vaksinasi juga diperkirakan dapat mempercepat progres konstruksi proyek yang sedang berlangsung. 

Di sisi lain, hanya terdapat 2 proyek yang dirilis pada kuartal pertama 2021: Savyavasa (Tower 1- 3) dan The Veranda (Jimbaran). Kedua proyek ini termasuk dalam segmen kelas atas kondominium di Jakarta Selatan dan akan menambah total pasokan masing-masing sebanyak 430 unit dan 172 unit, menjadikan total jumlah pasokan pra-penjualan kondominium ke angka 161.276 unit. 

Beberapa proyek mendatang telah mulai diperkenalkan ke pasar melalui proses nomor urut pendaftaran (NUP) untuk mengecek permintaan pasar. Pasokan pra-penjualan diperkirakan akan tetap stabil hingga kuartal kedua 2021. 

PERMINTAAN: Masih belum kembali 

Sejumlah 228 unit terserap oleh pasar pada kuartal pertama 2021, turun 94% dari sebanyak 3.797 unit yang terjual di kuartal pertama 2020 (YoY). Walaupun beberapa orang terlihat mulai tertarik untuk membeli unit, cukup banyak pula pembatalan transaksi yang terjadi.

Tingkat penjualan berada di 93.4%, sedikit meningkat sebanyak 0.4% dibandingkan kuartal pertama 2021, sementara tingkat pra-penjualan menurun sebanyak 0.5% dari 61.7% pada akhir 2020 ke 61.2%. 

Dengan adanya relaksasi PPN dari pemerintah dan jumlah pasokan yang rendah, tingkat penjualan secara umum diperkirakan akan meningkat hingga akhir tahun. Rata-rata tingkat kekosongan unit pada kondominium sedikit menurun ke 50.6%, dikarenakan unit eksisting baru masih berada dalam proses serah terima secara bertahap. 

HARGA: Pergerakan harga yang lamban 

Rata-rata kenaikan harga di Jakarta dan sekitarnya pada kuartal pertama 2021 tercatat 0.2% dari kuartal sebelumnya, mencapai Rp43.300.000 per meter persegi. Lambannya kenaikan harga mengindikasikan bahwa kondisi pasar belum sepenuhnya bangkit dari dampak pandemi COVID- 19. Diskon, promo, dan subsidi uang muka dari pengembang masih banyak terlihat untuk mendongkrak transaksi, sementara harga pasar sekunder terlihat sangat kompetitif. 

Rata-rata harga jual unit diprediksi akan naik secara perlahan selama 2021, seiring dengan kecilnya perkembangan permintaan di pasar, terutama pada proyek yang masih dalam masa konstruksi. 

Mengenai Cushman & Wakefield 

Cushman & Wakefield (NYSE: CWK) adalah perusahaan jasa real estat global terkemuka yang telah memberikan nilai tambah kepada berbagai pemilik dan penghuni real estat. Cushman & Wakefield merupakan salah satu perusahaan jasa real estat terbesar dengan sekitar 50.000 pegawai yang tersebar di 400 kantor pada 60 negara. 

Pada 2020, perusahaan ini tercatat memiliki penghasilan sebesar 7.8 miliar USD dari jasa utamanya di bidang properti, pengelolaan fasilitas dan proyek, penyewaan, pasar modal, penilaian, dan jasa lainnya. Untuk mengetahui lebih lanjut, kunjungi cushmanwakefield.com atau ikuti @CushWake di Twitter. 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article