Jumat, Juni 18, 2021

Q1 2021 Jakarta MarketBeat Reports (2)

Must read

Laporan MarketBeat Cushman & Wakefield menyajikan analisa aktivitas ekonomi dan real estat komersial setiap kuartal yang mencakup tren pasokan, permintaan, dan harga di tingkat pasar dan sub-pasar. 

Apartemen Sewa K1 2021 

PASOKAN: Tidak ada pasokan baru dari apartemen servis 

Tidak ada proyek Apartemen Khusus Sewa dan Apartemen Servis baru yang teridentifikasi selama kuartal 1 2021. Beberapa proyek Apartemen Servis yang masih dalam proses konstruksi mengalami penundaan sebagai dampak pandemi COVID-19. Sebanyak 5 proyek Apartemen Servis (Somerset Kencana, Somerset Sudirman, Citadines Gatot Subroto, Citadines Sudirman, dan Ascott Menteng) dengan jumlah 832 unit diprediksi untuk memasuki pasar pada akhir 2021. 

PERMINTAAN: Permintaa tamu jangka pendek tetap stabil 

Beberapa permintaan baru pada Apartemen Khusus Sewa, walaupun masih sangat terbatas dikarenakan pembatasan perjalanan masuk Indonesia yang masih berlanjut, telah tercatat pada kuartal 1 2021. 

Beberapa ekspatriat kontrak yang awalnya berencana untuk tinggal beberapa bulan saja kini memperpanjang kontrak mereka dengan jangka waktu yang lebih panjang, dikarenakan perusahaan mereka mulai melanjutkan operasionalnya di Indonesia. Pembaruan kontrak sewa yang telah berakhir juga terlihat dengan tingkat hunian tercatat di 59.8%, bertambah 0.4% dibandingkan kuartal sebelumnya. 

Pada subsector Apartemen Servis, permintaan masih stabil pada kuartal 1 2021. Tingkat hunian tercatat di 47.5%, meningkat 0.1% dibandingkan kuartal sebelumnya. Jika pembukaan ekonomi dan bisnis di Jakarta terus berlangsung, permintaan dari tamu jangka pendek (mayoritas warga lokal) untuk “staycation” di akhir minggu diperkirakan dapat meningkatkan tingkat hunian subsector ini pada kuartal selanjutnya. 

Di sisi lain, Kondominium Sewa mengalami penurunan tingkat hunian sebanyak 1.9% dari kuartal sebelumnya, ke 52.2%, yang disebabkan oleh penambahan unit baru dari proyek yang baru diselesaikan pada kuartal 1 2021. Jika dibandingkan dengan kuartal 1 2020, penurunan tingkat hunian mencapai 4.6%. 

HARGA: Harga sewa masih tertekan 

Walaupun terdapat fluktuasi Rupiah terhadap Dolar AS dalam kuartal 1 2021, rata-rata harga sewa untuk Apartemen Khusus Sewa relatif tidak mengalami perubahan di Rp241.550 per meter persegi per bulan. 

Diskon harga sewa banyak ditawarkan oleh proyek Apartemen Servis untuk menarik permintaan baru (terutama dari tamu jangka pendek). Rata-rata harga sewa Apartemen Servis tercatat di Rp356.576 atau menurun 3,7% dari kuartal sebelumnya. 

Menurunnya tingkat hunian Kondominium Sewa menyebabkan penurunan rata-rata harga sewa pasar apartemen sewa sebanyak 1.9% dari kuartal sebelumnya ke Rp 148,025 per meter persegi per bulan. Beberapa pemilik unit bersiap untuk menerima harga sewa yang jauh lebih rendah dalam masa pandemi ini. Secara umum, harga sewa rata-rata untuk sektor apartemen sewa diperkirakan akan relatif stabil di 2021. 

Mengenai Cushman & Wakefield 

Cushman & Wakefield (NYSE: CWK) adalah perusahaan jasa real estat global terkemuka yang telah memberikan nilai tambah kepada berbagai pemilik dan penghuni real estat. Cushman & Wakefield merupakan salah satu perusahaan jasa real estat terbesar dengan sekitar 50.000 pegawai yang tersebar di 400 kantor pada 60 negara.

Pada 2020, perusahaan ini tercatat memiliki penghasilan sebesar 7,8 miliar USD dari jasa utamanya di bidang properti, pengelolaan fasilitas dan proyek, penyewaan, pasar modal, penilaian, dan jasa lainnya. Untuk mengetahui lebih lanjut, kunjungi cushmanwakefield.com atau ikuti @CushWake di Twitter. 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article