Selasa, September 21, 2021

Asal-usul dua negara

Must read

Kata orang Churchill pernah menyatakan: “Jordania adalah ide yang muncul di kepalaku di musim semi, sekitar pukul empat tiga puluh sore.”

Kenyataannya, pada Maret 1912, dalam waktu hanya tiga hari, Menteri Urusan Koloni Inggris, Winston Churchill dan empatpuluh penasihatnya menyusun peta baru wilayah Timur Tengah. Mereka menciptakan dua negara, menamainya, menunjuk rajanya, dan menggambar di atas pasir menggunakan jari, batas dua negara itu.

Wilayah yang diapit dua sungai, Tigris dan Eufrat, yang lumpurnya menjadi huruf buku-buku pertama di dunia, diberi nama Iraq. Dan negara baru yang dipenggal dari Palestina dinamakan Transjordan, belakangan menjadi Jordania.

Sangat mendesak nama-nama koloni segera diubah dan menjadi atau tampak seperti kerajaan Arab. Dan sangat mendesak juga untuk membagi koloni-koloni itu, menghancurkannya: memori penindasan mengajarkan itu.

Ketika Prancis menciptakan Lebanon, Churchill menganugerahkan mahkota Iraq kepada Faisal, Pangeran pengelana, dan plebisit meratifikasinya dengan sembilan puluh enam persen suara setuju, sebuah antusiasme yang mencurigakan. Saudara lelakinya, Pangeran Abdullah menjadi raja Jordan. Kedua raja itu berasal dari satu keluarga yang mendapat gaji dari Inggris atas rekomendasi Lawrence of Arabia.

Para pembuat negara itu menandatangani akta kelahiran Iraq dan Jordania di Hotel Semiramis Kairo, dan setelahnya mereka berjalan-jalan melihat piramid.

Churchil jatuh dari onta dan tangannya terluka.

Untungnya, lukanya tidak serius. Seniman kesayangannya bisa melanjutkan melukis pemandangan alam di situ.

Eduardo Galeano

“Mirrors”

Penerjemah: Wardah Hadidz

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article