Kamis, Januari 20, 2022

Siswa harus tahu, begini tips aman manfaatkan teknologi untuk belajar

Must read

Era digital adalah masa ketika informasi mudah dan cepat diperoleh serta disebarkan menggunakan media digital. Sedangkan teknologi digital merupakan teknologi yang menggunakan sistem komputerisasi yang terhubung internet. 

Kepala MAN 4 Kebumen, Muhammad Siswanto mengatakan transformasi digital merupakan perubahan yang berhubungan dengan penerapan teknologi digital dalam semua aspek kehidupan pada masyarakat. 

“Ada tantangan yang urgensi dalam penerapan etika bermedia digital,” katanya dalam webinar literasi digital dengan tema “Adaptasi Empat Pilar Literasi Digital Untuk Siswa” yang digelar Kementerian Kominfo dan Debindo bagi warga Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Jumat (8/10/2021).

Siswanto mengungkapkan tantangan tersebut di antaranya penetrasi internet yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. 

Kemudian perubahan perilaku masyarakat yang berpindah dari media konvensional ke media digital. Karakter media digital yang serba cepat dan serba instan, menyediakan kesempatan tak terbatas dan big data, telah mengubah perilaku masyarakat dalam segala hal, mulai dari belajar, bekerja, bertransaksi hingga berkolaborasi. 

“Tantangan selanjutnya, situasi pandemi Covid-19 yang menyebabkan intensitas orang berinteraksi dengan gawai semakin tinggi, sehingga memunculkan berbagai isu dan gesekan,” ujarnya. 

Siswanto mengatakan dampak media digital ada berbagai macam. Ia menyebut media digital terdapat beragam informasi ada yang positif dan negatif. Untuk sisi positifnya misal ilmu pengetahuan, agama, informasi aktual, e-commerce, dan lainnya. 

“Sedangkan sisi negatif, misalnya ujaran kebencian, hoaks, terorisme, pornografi, perjudian dan lainnya. Untuk itu, diperlukan kecerdasan intelektual dan emosional dalam memilih konten di media digital,” tuturnya. 

Di era perkembangan teknologi digital, ia pun mewanti-wanti agar siswa Indonesia memiliki sikap menyadari kemajemukan dengan menunjung tinggi Pancasila dalam bermedia digital. Kemudian juga tetap dalam bingkai akhlakul karimah. Lalu, dalam berinteraksi di ruang digital lebih diarahkan kepada hal-hal yang bermakna positif. “Hindari hal-hal negatif, seperti hoaks dan ujaran kebencian,” paparnya. 

Narasumber lainnya, Digital Marketing Strategist, Femikhirana Widjaja mengatakan kebiasaan baru untuk belajar di era digital bagi kalangan pelajar saat ini yaitu adanya pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi digital. “Menjadikan pembelajaran tatap muka berdurasi terbatas,” kata dia. 

Ia mengungkapkan dalam proses pembelajaran, guru tidak menjadi satu-satunya sumber pengetahuan. Menurutnya, sumbernya dari buku dan materi dari media digital. “Komunikasi bisa dilakukan secara jarak jauh dan tugas belajar bisa dikumpulkan dengan media digital,” kata dia. 

Menurut Femikhirana, alat digital untuk membantu pembelajaran era digital ialah berupa pengelolaan jadwal yang harus diadaptasi siswa, catatan, aplikasi penunjang tugas, media komunikasi, situs belajar. 

Dipandu moderator Zacky Ahmad, webinar kali ini juga menghadirkan narasumber Junaedi (Kepala MTsN 2 Kendal), Iwan Gunawan (Praktisi Community Development), dan Producer & Entertainer, Bella Nabilla, selaku key opinion leader. (*)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article