Jumat, Januari 27, 2023

Bapa yang tak pernah tertawa

Must read

Yahudi, Kristen, dan Muslim menyembah divinitas yang sama, Tuhan Injil yang menjawab panggilan dengan tiga nama, Yahweh, Tuhan Bapa, dan Allah, tergantung yang memanggil. Orang bilang, orang-orang Yahudi, Kristen, dan Muslim saling bunuh atas perintah-Nya. 

Agama-agama lain, dulu atau pun sekarang, punya tuhan banyak. Yunani, India, Meksiko, Jepang, China semua membanggakan Yang Maha Mulia yang banyak jumlahnya. Namun Tuhan Injil pencemburu. Cemburu kepada siapa? Mengapa Ia sangat khawatir tersaingi jika ia satu-satunya Tuhan yang maha benar?

Jangan kau bersujud kepada Tuhan yang lain manapun, ataupun menghamba kepada mereka; sebab Aku, Tuhan, Allahmu, adalah Allah yang pencemburu. (Exodus 20:5)

Mengapa Ia harus menghukum beberapa generasi keturunan orang-orang yang tidak taat kepada-Nya?

Aku, Tuhanmu, akan membalaskan kepada anak-anak kezaliman yang dilakukan ayah mereka, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci-Ku. (Exodus 20:5)

Pexels

Mengapa Ia begitu rasa terancam? Mengapa Ia begitu tidak percaya kepada para pemujanya? Mengapa ia harus mengancam agar mereka taat? Berbicara langsung atau melalui mulut para nabi-Nya, Ia memperingatkan:

Tetapi jika engkau tidak mendengarkan suara Tuhan, Allahmu, Tuhan akan menghajar engkau dengan batuk kering, demam, demam kepialu, sakit radang, kekeringan. Engkau akan bertunangan dengan seorang perempuan, tetapi orang lain akan menidurinya. 

Tuhan akan menurunkan hujan abu dan debu ke atas negerimu. Banyak benih yang akan kaubawa ke ladang, tetapi sedikit hasil yang akan kau kumpulkan, sebab belalang akan menghabiskannya. Engkau akan membuat kebun anggur, tetapi tidak akan mengecap hasilnya; karena ulat akan memakannya.

Kamu akan menawarkan diri kepada musuhmu sebagai budak lelaki dan budak perempuan, tetapi tidak ada yang mau membelimu. (Deuteronomy 28)

Enam hari boleh kerja dilakukan, tetapi hari ketujuh adalah sabat, hari perhentian penuh, hari kudus bagi Tuhan; setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, ia harus dihukum mati. (Exodus 31:15)

Siapa yang menghujat nama Tuhan, pastilah ia harus dihukum mati dan semua jamaah harus melemparinya dengan batu. (Imamat 24:16)

Hukuman lebih berperan dari hadiah. Injil adalah katalog hukuman mengerikan yang dikenakan kepada orang-orang kafir:

Foto oleh Abdullah Ghatasheh dari Pexels

Aku akan melepaskan kepadamu binatang buas. Aku sendiri akan menghukum kamu tujuh kali lipat karena dosamu. Dan kamu akan memakan daging anak-anak lelakimu dan anak-anak perempuanmu. Kota-kotamu akan Kubuat menjadi reruntuhan dan tempat-tempat kudusmu akan Kurusakkan. (Imamat 26)

Tuhan yang selamanya marah ini memerintah dunia di keseharian kita melalui tiga agama-Nya itu. Ia bukan yang kita mengerti sebagai baik:

Tuhan itu Allah yang cemburu. Tuhan itu pembalas dan penuh dengan kemurkaan. Tuhan membalas perbuatan para penentang-Nya dan menyimpan kemurkaan terhadap para musuh-Nya. (Nahum 1:2)

Sepuluh Perintah-Nya tidak melarang perang. Sebaliknya, Ia justru memerintahkannya. Dan perang-Nya tanpa rasa kasih kepada siapapun, tidak pun bayi:

Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai.” (Samuel 15:3). 

Hai puteri Babel, perusak: Berbahagialah ia yang menangkap dan menghempaskan anak-anakmu ke bukit batu. (Mazmur 137:9). 

Eduardo Galeano

“Mirrors”

Artikel sebelumnya
Artikel berikutnya
- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest article