Rabu, Februari 1, 2023

DoctorTool gandeng Sigmax, perusahaan alkes Jepang 

Must read

Didukung JICA untuk deteksi risiko stunting di desa

Solusi inovatif alkes berbasis teknologi IoMT merupakan salah satu faktor penting dalam digitalisasi pelayanan kesehatan di perdesaan 

DoctorTool, selaku perusahaan healthtech, berpartisipasi sebagai narasumber di acara yang diadakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bertajuk “International Conference Sustainable Rural Development In Border Areas: Rural Development Collaboration In Border Areas In the Framework of SDGs Desa” (Kolaborasi Pembangunan Perdesaan di Kawasan Perbatasan dalam Kerangka SGDs Desa) yang diadakan di Aston Kupang Hotel and Convention Center, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 13 Januari 2023.

Rainaldo, CEO & Co-Founder DoctorTool, menyajikan presentasi gabungan dengan Nippon Sigmax Co., Ltd. dan JICA (Japan International Cooperation Agency) di acara Kemendes PDTT, Kupang

Konferensi Internasional ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di desa dan pembangun perdesaan di wilayah perbatasan, sebagai bentuk kolaborasi dan kemitraan lintas desa ASEAN dalam mewujudkan Pembangunan Perdesaan dan Pemberantasan Kemiskinan (ASEAN RDPE).

Dalam acara ini, DoctorTool menjelaskan mengenai manfaat IoMT sebagai solusi inovatif pembangunan desa melalui presentasi berjudul: “Digitalisasi Pelayanan Kesehatan melalui Pengaplikasian Telemedisin dan IoMT di Kawasan Perbatasan”. Co-Founder dan CEO DoctorTool, Rainaldo menjelaskan, “Dengan teknologi DoctorTool, masyarakat desa dapat mendapatkan diagnosis yang lebih akurat, dan dengan mudahnya akses pelayanan kesehatan, masyarakat menjadi lebih sehat.”

Sebagai percontohan, teknologi dari DoctorTool sudah diaplikasikan untuk deteksi risiko stunting pada bayi dan balita di kawasan 3T, salah satunya di Atambua, Nusa Tenggara Timur. DoctorTool menyediakan sistem RME yang langsung terhubung secara real time dengan alat-alat pemeriksaan tekanan darah, alat ukur tinggi dan berat badan, hingga alat USG. 

Dalam paparannya mengenai risiko stunting pada bayi dan balita, Rainaldo juga memperkenalkan alat USG (ultrasound imaging device) dari Jepang, miruco, yang diproduksi oleh Nippon Sigmax Co., Ltd. dan sudah diuji coba di dua lokasi di Indonesia, Bandung dan Bali, sebagai rangkaian survei yang didukung oleh JICA (Japan International Cooperation Agency).  

Presentasi dilanjutkan oleh Mariko Nakayama, selaku Project Formulation Advisor, Private Sector Partnership dari JICA, yang menjelaskan mengenai kontribusi JICA di Kawasan Perbatasan serta dalam bidang kesehatan terkait telemedisin selama pandemi di Indonesia. 

- Advertisement -

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest article